Meninjau Cara Memberdayakan Teknologi Anda dengan Smart BMS

Meninjau Cara Memberdayakan Teknologi Anda dengan Smart BMS

Dengan kemajuan teknologi terkini, para insinyur harus menemukan cara optimal untuk memberi daya pada kreasi inovatif mereka. Robot logistik otomatis, sepeda listrik, skuter, alat pembersih, dan perangkat skuter pintar semuanya membutuhkan sumber daya yang efisien. Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian dan uji coba, para insinyur memutuskan bahwa satu jenis sistem baterai menonjol dari yang lain: sistem manajemen baterai (BMS) pintar. Baterai BMS standar memiliki anoda litium dan menawarkan tingkat kecerdasan yang mirip dengan komputer atau robot. Sistem BMS menjawab pertanyaan seperti, “Bagaimana robot logistik dapat mengetahui kapan waktunya untuk mengisi daya?” Yang membedakan modul BMS pintar dari baterai standar adalah kemampuannya untuk menilai tingkat dayanya dan berkomunikasi dengan peralatan pintar lainnya.

Apa Itu Smart BMS?

Sebelum mendefinisikan BMS pintar, penting untuk memahami apa itu BMS standar. Singkatnya, sistem manajemen baterai lithium biasa membantu melindungi dan mengatur baterai isi ulang. Fungsi lain dari BMS adalah untuk menghitung data sekunder dan kemudian melaporkannya. Jadi, bagaimana BMS pintar berbeda dari sistem manajemen baterai biasa? Sistem pintar memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan pengisi daya pintar dan kemudian mengisi ulang dirinya sendiri secara otomatis. Logistik di balik BMS membantu memperpanjang umur baterai dan memaksimalkan fungsinya. Sama seperti perangkat biasa, BMS pintar sangat bergantung pada sistem pintar itu sendiri agar tetap berfungsi. Untuk mencapai fungsionalitas maksimal, semua bagian harus bekerja bersama secara sinkron.

Sistem pengelola baterai awalnya (dan masih) digunakan pada laptop, kamera video, pemutar DVD portabel, dan produk rumah tangga serupa. Setelah meningkatnya penggunaan sistem ini, para insinyur ingin menguji batas kemampuannya. Jadi, mereka mulai memasang sistem baterai listrik BMS pada sepeda motor listrik, peralatan listrik, dan bahkan robot.

Perangkat Keras dan Soket Komunikasi

Pendorong utama di balik BMS (Battery Management System) adalah peningkatan perangkat keras. Perangkat keras ini memungkinkan baterai untuk berkomunikasi dengan bagian lain dari BMS, seperti pengisi daya. Selain itu, pabrikan menambahkan salah satu soket komunikasi berikut: RS232, UART, RS485, CANBus, atau SMBus.

Berikut adalah penjelasan kapan masing-masing soket komunikasi ini mulai digunakan:

  • Paket baterai lithiumBMS dengan RS232 biasanya digunakan pada UPS di stasiun telekomunikasi.
  • Paket baterai lithium dengan BMS RS485 biasanya digunakan pada pembangkit listrik tenaga surya.
  • Paket baterai lithium dengan BMS CANBus biasanya digunakan pada skuter listrik dan sepeda listrik.
  • Paket baterai lithium dengan BMS UART banyak digunakan pada sepeda listrik, dan

Tinjauan Mendalam tentang Baterai Sepeda Listrik Lithium dengan BMS UART

Sistem manajemen gedung (BMS) UART tipikal memiliki dua sistem komunikasi:

  • Versi: RX, TX, GND
  • Versi 2: Vcc, RX, TX, GND

Apa Perbedaan Antara Kedua Sistem dan Komponennya?

Kontrol dan sistem BMS mencapai transfer data melalui TX dan RX. TX mengirimkan data, sedangkan RX menerima data. Sangat penting juga bahwa BMS lithium ion memiliki GND (ground). Perbedaan antara GND pada versi satu dan dua adalah bahwa pada versi dua, GND diperbarui. Versi dua adalah pilihan terbaik jika Anda berencana menambahkan isolator optik atau digital. Untuk menambahkan salah satu dari keduanya, Anda memerlukan Vcc, yang hanya merupakan bagian dari sistem komunikasi BMS UART versi dua.

Untuk membantu Anda memvisualisasikan komponen fisik dari UART BMS dengan VCC, RX, TX, GND, kami telah menyertakan representasi grafis di bawah ini.

Yang membedakan sistem manajemen baterai lithium-ion ini dari yang lain adalah kemampuannya untuk dipantau secara real-time. Lebih spesifiknya, Anda dapat mengetahui status pengisian daya (SOC) dan status kesehatan (SOH). Namun, Anda tidak akan mendapatkan data ini hanya dengan melihat baterai. Untuk mendapatkan data tersebut, Anda perlu menghubungkannya dengan komputer atau pengontrol khusus.

Berikut adalah contoh baterai Hailong dengan BMS UART. Seperti yang Anda lihat, sistem komunikasi ditutupi oleh pelindung baterai luar untuk memastikan keamanan dan kemudahan penggunaan. Dengan bantuan perangkat lunak pemantauan baterai, meninjau metrik baterai secara real-time cukup mudah. ​​Anda dapat menggunakan kabel USB2UART untuk menghubungkan baterai ke komputer Anda. Setelah terhubung, buka perangkat lunak pemantauan BMS di komputer Anda untuk melihat detailnya. Di sini Anda akan melihat informasi penting seperti kapasitas baterai, suhu, tegangan sel, dan banyak lagi.

Pilih Smart BMS yang Tepat untuk Perangkat Anda

Berikan jumlahbateraiBagi produsen BMS (Battery Management System), sangat penting untuk menemukan produsen yang menawarkan baterai berkualitas tinggi dengan alat pemantauan. Apa pun kebutuhan proyek Anda, kami dengan senang hati akan membahas layanan kami dan baterai yang kami sediakan. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang sistem manajemen baterai pintar, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami hanya akan menawarkan sistem BMS pintar terbaik dan siap membantu Anda menemukan sistem yang tepat untuk kebutuhan Anda.


Waktu posting: 27 Desember 2022